Setelah saya membaca harian JP tadi pagi,ternyata di kota Surabaya ada prektek jual-beli ijazah palsu.Wah apa jadinya kalo anak muda negeri ini maunya yang instan-instan aja?Masak ijazah bwt nandain dah selesai kuliah aja mesti dipalsu?Wah gak kebayang deh gimana kualitas lulusan yang kaya begituan.Pantes aja negeri ini gak pernah maju-maju lha wong kualitas SDMnya kaya gitu.Gak pernah ikut kuliah maunya dapet ijazah truz kerja.Betapa bobroknya mental anak bangsa ini,termasuk rektor,dekan,dan orang-orang yang terlibat di dalamnya.Selembar ijazah dihargai sekitar 9 jutaan.Hanya karena ingin mendapatkan uang mereka rela melakukan praktek kotor ini.Apakah mereka tidak memikirkan efek dari perbuatan mereka?Bangsa ini lama kelamaan bisa terpuruk karena para pejabat, dan kaum birokrasinya tidak memiliki kualitas yang mumpuni.Mereka mengejar gelar tinggi-tinggi karena ingin jabatannya di pemerintahan semakin naik tapi cara yang mereka lakukan salah.Mereka pingin instannya aja,gak pake kuliah tapi cukup ngeluarin duit 9 jt dah beres masalah ijazahnya.Minta ijazah S1,S2,S3 semuanya ada.Yang penting duitnya juga ada.Pengin tao universitas mana yang ngelakuin praktek kotor ini?nih ta kasih tao,yang ngelakuin kaya begituan tw universitas swasta.Tp yang aq bocorkan cm satu aj ya,namanya Universitas Teknologi Surabaya(UTS).Berita ini fakta,kalo gak percaya baca sendiri koran Jawa Pos tanggal 18-20 September 2008.
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)
0 komentar:
Poskan Komentar